HG

KEPALA DESA KUALALUMPUR
PENGHARGAAN TERTINGGI

Selamat Hari Guru Nasional 2025

Terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan ketulusan para pendidik yang telah membimbing generasi bangsa.

"Pengabdian Anda adalah cahaya yang membimbing masa depan."

Semoga semua ilmu yang diberikan menjadi amal jariyah tanpa henti.

Profil Desa Kualalumpur

KONDISI UMUM DESA

2.1.1.      Sejarah Desa



Desa Kuala Lumpur merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Desa ini resmi terbentuk pada tanggal 6 Januari 2003 sebagai hasil dari kebijakan pemekaran wilayah administratif desa di Kabupaten Boalemo, dengan latar belakang kebutuhan masyarakat setempat untuk pelayanan pemerintahan yang lebih dekat, efektif, dan efisien.

Sebelum pemekaran, wilayah yang kini dikenal sebagai Desa Kuala Lumpur merupakan bagian dari Desa Molombulahe, yang saat itu terdiri dari beberapa dusun, termasuk Dusun Palawija dan Dusun Eling. Kedua dusun ini menjadi cikal bakal terbentuknya Desa Kuala Lumpur.

Jauh sebelum tahun 2003, telah muncul aspirasi kuat dari masyarakat Dusun Palawija untuk memisahkan diri dari desa induk, yaitu Desa Molombulahe. Aspirasi tersebut didasari oleh keinginan masyarakat untuk membentuk pemerintahan desa yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan lokal. Jarak antara Dusun Eling dan pusat pemerintahan Desa Molombulahe yang mencapai kurang lebih 2 kilometer juga menjadi pertimbangan utama agar pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal.

Aspirasi tersebut mendapat dukungan penuh dari berbagai tokoh penting di masyarakat, di antaranya:

  1. Almarhum Bapak Yasmin Ismail – Tokoh Agama yang sangat dihormati di wilayah tersebut.
  2. Bapak Iwan Woluwo – Tokoh Masyarakat yang turut memperjuangkan pemekaran.
  3. Bapak Mustapa Lasena – Tokoh Adat yang berperan dalam merajut konsensus masyarakat.

Berkat dukungan dan inisiatif para tokoh ini, permohonan pemekaran desa diajukan ke Pemerintah Kabupaten Boalemo. Setelah melalui proses administratif dan pertimbangan kebijakan daerah, akhirnya pemekaran disetujui dan pada 6 Januari 2003, Dusun Palawija dan Dusun Eling, Dusun Helumo Dusuun Musyawarah dan Dusun Ayuhulawa resmi menjadi satu desa definitif yang diberi nama Desa Kuala Lumpur.

Asal-usul Nama "Desa Kuala Lumpur"

Penamaan Desa Kuala Lumpur memiliki sejarah yang unik dan erat kaitannya dengan aktivitas ekonomi masa lalu. Sebelum menjadi desa, wilayah ini dikenal sebagai jalur utama kendaraan operasional milik Perusahaan Rajawali, yang saat itu mengelola lahan tebu di kawasan sekitar. Kendaraan berat milik perusahaan sering melewati jalur tersebut, yang kondisi jalannya berlumpur parah, terutama saat musim hujan. Oleh sebab itu, jalur tersebut dijuluki oleh para sopir dan warga sekitar sebagai “Jalan Kuala Lumpur”, merujuk pada kota Kuala Lumpur di Malaysia yang kala itu sering diasosiasikan dengan modernitas namun juga sering banjir di kawasan tertentu.

Ketika proses pemekaran terjadi, muncul beberapa usulan nama desa, seperti:

  • Desa Molombulahe Utara
  • Desa Lihepi
  • Desa Kuala Lumpur

Setelah melalui musyawarah yang melibatkan seluruh tokoh masyarakat, disepakati bahwa nama Desa Kuala Lumpur dipilih sebagai nama resmi, dengan alasan historis dan daya ingat yang kuat di kalangan masyarakat.

B. Luas Wilayah dan Batas Administratif

Desa Kuala Lumpur memiliki total luas wilayah sekitar ± 450 Hektar, dan secara geografis berbatasan langsung dengan:

  • Sebelah Utara               : Sungai Paguyaman
  • Sebelah Timur              : Desa Rejonegoro
  • Sebelah Selatan           : Desa Molombulahe
  • Sebelah Barat                              : Desa Wonggahu

Wilayah ini memiliki kondisi alam yang cukup beragam, terdiri atas dataran dan area persawahan, serta wilayah yang cocok untuk pengembangan pertanian, peternakan, dan perikanan.

Sejak diresmikan sebagai desa definitif, Desa Kuala Lumpur telah mengalami beberapa periode kepemimpinan kepala desa, yang masing-masing telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan desa dalam berbagai aspek.

Berikut adalah daftar Kepala Desa Kuala Lumpur sejak tahun 2003 hingga saat ini:

No.

Nama Kepala Desa

Masa Jabatan

1.

Abas Hilimi

2003–2008

2.

Malik Pii Bagou

2008–2013

3.

Pangi Yunus

2015–2022

4.

Sahrul Abjul

20232031

Setiap kepala desa membawa visi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, penyediaan infrastruktur dasar, serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.Kini, Desa Kuala Lumpur telah tumbuh menjadi salah satu desa yang aktif dan dinamis di Kecamatan Paguyaman. Perjalanan sejarah pembentukannya mencerminkan semangat gotong royong, musyawarah, dan keinginan kuat dari masyarakat untuk berkembang secara mandiri. Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan yang partisipatif, Desa Kuala Lumpur diharapkan terus menjadi desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

2.1.2.     Kondisi Geografis Desa

Desa Kualalumpur secara geografis terletak ditengah-tengah pedesaan di wilayah Kecamatan Paguyaman. Secara geografis kondisi Desa Kualalumpur seperti pada tabel berikut ;

NO

URAIAN

KETERANGAN

1

Luas Wilayah       :  1.521,88  Km2

 

2

Jumlah Dusun      :  5  Dusun

-       Dusun Ayuhulawa

-       Dusun Palawija

-       Dusun Eling

-       Dusun Helumo

-       Dusun Musyawarah

 

3

Batas Wilayah

-       Utara berbatasan dengan Sungai Paguyaman

-       Timur berbatasan dengan Desa Rejoneegoro

-       Selatan  berbatasan dengan Desa Molombulahe

-       Barat  berbatasan dengan Desa Wonggahu

 

4

Topografi

-       Luas Kemiringan Lahan (Rata – Rata )

  1. Lahan Pertanian / Perkebunan ±  450 Ha

 

5

Klimatologi

-       Suhu                   :   ± 280 Derajat Celcius

-       Curah Hujan         :   Sedang

 

6

Luas Lahan Pekarangan 39,4 Ha

 

 

2.1.3.     Kondisi Sosial Budaya Desa

Secara umum Kondisi sosial Budaya Desa dapat dilihat dari beberapa faktor diantaranya:

1.        Kondisi Demografis/Kependudukan, berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Boalemo pada tahun 2023 jumlah Penduduk Desa .Kualalumpur, berjenis Kelamin Laki laki = 852 Jiwa, berjenis Kelamin Perempuan = 853 Jiwa. Data ini akan selalu berubah setiap tahun karena pendataan/updating akan dilaksanakan setiap 1 (satu) tahun sekali, semua kegiatan ini dilaksanakan oleh seluruh Kepala Dusun yang ada di Desa Kualalumpur

 

Tabel 1.1

Jumlah Penduduk Berdasarkan Jumlah Jenis Kelamin

No.

Jenis Kelamin

Jumlah

Prosentase (%)

1.

Laki-laki

852

50%

2.

Perempuan

853

50%

Total

1.705

100%

Sumber : Data BPS tahun 2023

2.        Kondisi Kesehatan Masyarakat, salah satu kunci keberhasilan pembangunan suatu Desa itu berhasil adalah dibidang kesehatan, jika hal kesehatan masyarakat terjamin dan pemenuhan hak hak dasar manusia dibidang kesehatan terpenuhi, maka pembangunan yang direncanakan dan akan dilaksanakan oleh pemerintah Desa akan berhasil. Dalam hal menunjang kesehatan masyarakat perlu didukung dengan sarana kesehatan yang memadai, dengan 1 (satu) Polindes yang didukung oleh Bidan Desa dan Perawat Desa, dirasa sangat tidak maksimal untuk pelayanan kesehatan dengan desa seluas desa Kualalumpur, untuk itu pada RPJM Desa Perubahan tahun 2023 – 2031, menjadi skala prioritas pembangunan fasilitas kesehatan, meskipun tidak menjadi skala Prioritas Desa akan tetapi menjadi skala prioritas yang akan diusulkan dalam musrenbang kecamatan.

Dengan 1 (satu) Posyandu balita dan 1 (satu) Posyandu lansia  yang ada di desa Kualalumpur untuk bisanya  memfasilitasi dan menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan balita yang ada di desa Kualalumpur Suatu keuntungan letak Desa Kualalumpur yang berdekatan dengan Puskesmas Kecamatan Paguyaman dan 1 (satu) Rumah Sakit Umum Daerah yang berada di wilayah Desa Rejonegoro Sehingga penanganan pertama untuk Pelayanan kesehatan bisa terpenuhi.

3.        Pendidikan, Sektor Pendidikan adalah hal penting dan menjadi indakator suatu keberhasilan Desa dan bidang pendidikan menjadi tolak ukur tingkat kesejahteraan masyarakat suatu desa. Dengan pendidikan yang tinggi akan mendongkrak tingkat kecakapan seseorang yang dapat mendorong munculnya keterampilan dan kreatifitas untuk menjadi lebih berkembang berwirausaha. Jika itu berhasil akan muncul lapangan lapangan pekerjaan yang baru, sehingga masalah pengangguran akan teratasi dengan sendirinya. Dalam era digitalisasi pada saat ini, maka dengan pendidikan yang baik, masyarakat akan lebih mudah untuk menerima informasi informasi yang menunjang untuk lebih berkreatiftas.

 

Tabel 3.1

Jumlah Penduduk Tamat sekolah berdasarkan tingkat pendidikan

No.

Pendidikan

Jumlah

Prosentase

1.

Tidak / Belum Sekolah

31

1,81 %

2.

Belum Tamat SD/Sederajat

20

1,17 %

3.

Tamat SD/ Sederajat

34

1,99 %

4.

SLTP/Sederajat

46

2,69 %

5.

SLTA / Sederajat

165

9,68 %

6.

Diploma I / II

 

 

7.

Akademi/ Diploma III/S. Muda

 

 

8.

Diploma IV/ Strata I

54

3,17 %

9.

Strata II

 

 

10.

Strata III

 

 

JUMLAH

350

20,53 %

Sumber : Data BPS tahun 2023

4.        Mata Pencaharian, dengan Kondisi sosial yang berbeda antar dusun yang berada di Desa Kualalumpur, memungkinkan mata pencaharian yang ada di Desa .Kualalumpur sangat beragam, dan berdasarkan karakteristik dusun yang berbeda.

Tabel 4.1

Jumlah Penduduk berdasarkan Mata pencaharian

No.

Pendidikan

Jumlah

Prosentase

1.

Belum/Tidak Bekerja

270

15.84 %

2.

Mengurus Rumah Tangga

435

25.51 %

3.

Pelajar/Mahasiswa

381

22,35 %

4.

Pensiunan

1

0,06 %

5.

Pegawai Negeri Sipil (PNS)

19

1,11 %

6.

Kepolisian RI (Polri)

 

 

7.

Perdagangan

10

0.59

8.

Petani/Perkebunan

372

21,82 %

9.

Industri

 

 

10.

Konstruksi

 

 

11.

Karyawan Swasta

25

1,47 %

12.

Karyawan Bumn

 

 

13.

Karyawan Honorer

5

0,29 %

14.

Buruh Harian Lepas

17

1.00 %

15.

Buruh Tani/Perkebunan

 

 

16.

Pembantu Rumah Tangga

 

 

17.

Tukang Batu

 

 

18.

Tukang Kayu

2

0,12 %

19.

Tukang Las/Pandai Besi

 

 

20.

Tukang Jahit

1

0,06 %

21.

Mekanik

 

 

22.

Juru Masak

 

 

23.

Dosen

1

0,06 %

24.

Guru

19

1,11 %

25.

Bidan

1

0,06 %

26.

Perawat

 

 

27.

Sopir

4

0,23 %

28.

Pedagang

10

0,59 %

29.

Perangkat Desa

9

0,53 %

30.

Wiraswasta

69

4.05 %

JUMLAH

1.627

95,43 %

Sumber : Data AKP tahun 2023

 

5.        Kesejateraan Masyarakat, dengan berkembangnya jumlah penduduk di desa Kualalumpur, secara otomatis dituntut bagaimana terpenuhinya kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan. Pada Kondisi ekonomi yang sedang terpuruk akibat dari Pandemi Covid 19, maka pemerintah mengambil langkah secara sistematis dengan memberikan stimulan berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat dan  Program – program yang sudah ada lebih ditingkatkan, seperti BSP, PKH, dll dan Dalam hal ini, melalui Dana Desa, Pemerintah Desa juga melaksanakan kegiatan yang sama dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT DD) dengan besaran mengikuti regulasi yang ada. Dengan adanya bantuan tersebut harapan masyarakat bisa segera pulih tingkat perekonomiannya.

 

6.        Agama, dalam perspektif agama, masyarakat di desa Kualalumpur termasuk masyarakat yang homogeny, hal ini di buktikan bahwasanya masyarakat desa Kualalumpur mayoritas beragama Islam. Tingkat kemayoritasan agama Islam di desa Kualalumpur sangat dipengaruhi oleh Kultur yang sudah lama ada di desa Kualalumpur, selain itu pegangan agama ini diakibatkan oleh hubungan kekeluargaan dan kekerabatan  yang  ada dari dulu sampai sekarang.

Tabel 6.1

Jumlah Penduduk berdasarkan agama

No.

Agama

Jumlah

Prosentase

1.

ISLAM

1.705

100 %

2.

KATHOLIK

 

 

3.

KRISTEN

 

 

4.

HINDU

 

 

5.

BUDHA

 

 

JUMLAH

1.705

100 %

Sumber : Data BPS tahun 20...

 

7.        Budaya, Budaya atau kultur yang ada dimasyarakat desa Kualalumpur masih sangat kental, apalagi yang berhubungan dengan agama islam, hal ini dapat dipahami dikarenakan mayoritas agama yang dianut oleh masyarakat desa Kualalumpur adalah agama islam, Budaya yang berbasis kearifan lokal oleh sebagian masyarakat desa Kualalumpur masih terus dijaga dan masih tetap dilaksanakan. Tradisi adat ketimuran yang ada dan berkembang di desa Kualalumpur, banyak dipengaruhi oleh ritual ritual agama islam dan perilaku orang tua terdahulu.

2.1.4.     Kondisi Ekonomi Desa

Pertumbuhan ekonomi secara nasional memang mengalami penurunan yang sangat drastis, hal ini diawali dari dampak krisis moneter dan berlanjut dengan krisis ekonomi secara umum, juga akibat dari kondisi politik nasional yang tidak menentu, namun demikian Desa Kualalumpur dengan potensi yang dimiliki mencoba bertahan pada bidang-bidang usaha seperti sektor Pertanian, perdagangan, UKM.

Di wilayah Desa Kualalumpur terdapat Beberapa Pedagamag Warung Makan/UMKM, di sektor industri kecil dan kerajinan rumah tangga tercatat sebanyak 1 pengrajin industri rumah tangga, Di sektor perikanan juga terdapat 2 Lokal Bioflok ikan dan terdapat. Sektor jasa juga masih menjadi sebagian besar pilihan mata pencaharian penduduk Desa Kualalumpur, diantaranya tercatat 19 orang sebagai Pemilik Usaha Warung Makanan/Restoran, 1 orang sebagai Kontraktor.

2.1.5.     Kondisi Infrastruktur Desa

Kondisi infrastruktur Desa Kualalumpur masih sangat minim hal ini di lihat dari akses masyarakat menju Kantor Desa Khususnya Jalan dusun Helumo-Musyawarah-Eling masih rusak.

2.2.1.     Struktur Organisasi Pemerintahan Desa

1.        SOTK Desa

NO.

NAMA

JABATAN

1.

Sahrul Abjul

Kepala Desa

2.

Arfan Kone

Sekretaris Desa

3.

Salami M. Woluwo

Kasi Pemerintahan

4.

Cicin S. Ali

Kasi Kesra

5.

Delvin Ismail

Kasi Pelayanan

6.

Siwindrawaty Paulu

Kaur Perencanaan

7.

Meyko Kiayi

Kaur Umum dan TU

8.

Fince R. Yusuf

Kaur Keuangan

9.

Yanto Lasena

Kepala Dusun Ayuhulawa

10.

Liyanti Haidari

Kepala Dusun Palawija

11.

Teldi Pattiwael

Kepala Dusun Eling

12.

Memy Auyuba

Kepala Dusun Helumo

13.

Nining Sumaga

Kepala Dusun Musyawarah

15.

Maryam Yusuf

Operator Desa

11.

Yahya Kaiko

Staf Desa

2.        Lembaga BPD

NO.

NAMA

JABATAN

1.

Risman Sumaga

Ketua

2.

Alfin Mohulaingo

Wakil Ketua

3.

Salma Usman

Sekretaris

4.

Astin Panigoro

Anggota

5.

Salma Yunus

Anggota


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

No Hoax

⚠️ BIJAK BERMEDIA SOSIAL

Saring sebelum sharing.

Pastikan info Anda FAKTA & VALID .

Stop HOAX & ujaran kebencian.

Mengenai Saya