0 Bulan
0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik
MENUJU BULAN SUCI RAMADHAN 1447 H

Operasional Kantor Desa

🕒 JAM OPERASIONAL KANTOR DESA

Hari Jam Masuk Istirahat Jam Pulang
Senin–Kamis 08:00 12:00–13:00 16:00
Jumat 08:00 11:00–13:30 16:00

Sabtu, 10 Januari 2026

10 Kejadian Luar Biasa di Bulan Rajab

Bulan Mulia Penuh Sejarah dan Hikmah

Kualalumpur — Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Rajab termasuk dalam empat bulan suci (Asyhurul Hurum) yang memiliki keutamaan tersendiri bagi umat Islam. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah, menjaga akhlak, serta mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan.

Berikut 10 kejadian dan keistimewaan luar biasa yang berkaitan dengan bulan Rajab:

1. Rajab Termasuk Bulan Suci (Asyhurul Hurum)

Rajab adalah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan menjauhi perbuatan zalim dan memperbanyak amal kebaikan.

2. Peristiwa Isra’ Nabi Muhammad ﷺ

Mayoritas ulama sejarah menyebut peristiwa Isra’ terjadi pada bulan Rajab, yaitu perjalanan Rasulullah ﷺ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dalam satu malam.

3. Peristiwa Mi‘raj Rasulullah ﷺ

Dalam rangkaian Isra’, Rasulullah ﷺ dimi‘rajkan ke langit hingga Sidratul Muntaha. Peristiwa ini menunjukkan kebesaran Allah SWT dan kemuliaan Nabi Muhammad ﷺ.

4. Turunnya Perintah Shalat Lima Waktu

Shalat lima waktu diwajibkan pada peristiwa Mi‘raj. Ibadah ini menjadi tiang agama dan kewajiban utama umat Islam.

5. Rajab Disebut sebagai Bulan Allah

Dalam tradisi ulama, Rajab dikenal sebagai Syahrullah, yang dimaknai sebagai bulan taubat dan pembersihan diri.

6. Rajab sebagai Awal Persiapan Menuju Ramadhan

Rajab menjadi waktu awal untuk membangun kebiasaan ibadah sebelum memasuki bulan Sya‘ban dan Ramadhan.

7. Penaklukan Baitul Maqdis

Pada bulan Rajab tahun 16 Hijriah, Khalifah Umar bin Khattab رضي الله عنه memasuki Baitul Maqdis secara damai tanpa pertumpahan darah.

8. Kelahiran Sayyidina Ali bin Abi Thalib

Menurut sebagian riwayat, Sayyidina Ali bin Abi Thalib lahir pada bulan Rajab. Beliau dikenal sebagai sahabat yang alim dan pemberani.

9. Rajab sebagai Bulan Muhasabah

Rajab menjadi momentum untuk introspeksi diri dan memperbaiki akhlak serta hubungan sosial.

10. Momentum Memperbanyak Amal Ibadah

Bulan Rajab dianjurkan untuk diisi dengan istighfar, dzikir, shalat sunnah, dan puasa sunnah tanpa mengkhususkan hari tertentu.

Bulan Rajab hendaknya tidak hanya dipahami sebagai bulan bersejarah, tetapi juga sebagai bulan perbaikan diri. Peristiwa Isra’ Mi‘raj mengajarkan bahwa kedekatan dengan Allah dimulai dari shalat yang baik, bukan sekadar rutinitas, tetapi dengan kesadaran dan keikhlasan.

Masyarakat diharapkan dapat menjadikan Rajab sebagai waktu untuk:

  • Memperbaiki shalat, baik dari segi ketepatan waktu maupun kekhusyukan
  • Menjaga lisan dan sikap, menghindari fitnah, pertengkaran, dan permusuhan
  • Memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan antarwarga desa
  • Memperbanyak istighfar dan taubat, sebelum memasuki bulan Ramadhan

Rajab adalah kesempatan Allah SWT untuk kembali kepada jalan yang benar. Jangan biarkan bulan mulia ini berlalu tanpa perubahan sikap dan akhlak.

Pemerintah Desa mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan bulan Rajab sebagai momentum peningkatan iman dan ketakwaan, serta persiapan menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan niat yang lurus.

Doa yang dianjurkan:

“Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya‘bana wa ballighna Ramadhan.”

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

No Hoax

⚠️ BIJAK BERMEDIA SOSIAL

Saring sebelum sharing.

Pastikan info Anda FAKTA & VALID .

Stop HOAX & ujaran kebencian.

Mengenai Saya