0 Bulan
0 Hari
0 Jam
0 Menit
0 Detik
MENUJU BULAN SUCI RAMADHAN 1447 H

Operasional Kantor Desa

🕒 JAM OPERASIONAL KANTOR DESA

Hari Jam Masuk Istirahat Jam Pulang
Senin–Kamis 08:00 12:00–13:00 16:00
Jumat 08:00 11:00–13:30 16:00

Rabu, 31 Desember 2025

Pemerintah Desa Kualalumpur Mengucapkan Selamat Tahun Baru Masehi 2026, Momentum Refleksi, Perbaikan, dan Penguatan Kebersamaan

Kualalumpur – Pemerintah Desa Kualalumpur menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Masehi 2026 kepada seluruh masyarakat Desa Kualalumpur, baik yang berada di wilayah desa maupun yang berada di perantauan. Pergantian tahun ini menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi, sekaligus memperkuat tekad bersama dalam melanjutkan pembangunan desa secara berkelanjutan.


Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Desa Kualalumpur telah berupaya menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya. Namun demikian, Pemerintah Desa menyadari sepenuhnya bahwa dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab tersebut masih terdapat berbagai kekurangan, keterbatasan, serta hal-hal yang belum sepenuhnya memenuhi harapan seluruh masyarakat.

Walaupun dihadapkan pada berbagai tantangan, Pemerintah Desa Kualalumpur telah berupaya keras dan bersungguh-sungguh untuk memberikan pelayanan terbaik, melaksanakan program-program desa, serta menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Setiap masukan, kritik, dan saran dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses perbaikan dan peningkatan kinerja pemerintahan desa ke depan.

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Desa Kualalumpur berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan responsif. Sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, lembaga desa, dan pihak terkait akan terus diperkuat. Fokus pembangunan desa diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi desa, pembangunan infrastruktur, serta pelestarian lingkungan dan ketahanan desa terhadap berbagai risiko.

Dengan penuh kerendahan hati, Pemerintah Desa Kualalumpur memohon bimbingan, dukungan, serta doa dari seluruh masyarakat, agar penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa di tahun 2026 dapat berjalan dengan lebih baik, lancar, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh warga. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan terus terjalin sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan Desa Kualalumpur yang maju, aman, dan sejahtera.

Pada momentum pergantian tahun ini, Pemerintah Desa Kualalumpur juga memanjatkan doa kepada Allah SWT agar seluruh masyarakat Desa Kualalumpur senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dalam kehidupan. Bagi masyarakat yang sedang sakit, semoga Allah SWT segera memberikan kesembuhan. Bagi masyarakat yang tengah tertimpa musibah atau cobaan, semoga Allah SWT menganugerahkan kesabaran, ketabahan, serta kekuatan dalam menghadapinya.

Atas nama Pemerintah Desa Kualalumpur, disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kepercayaan, dukungan, serta kebersamaan yang telah terbangun selama ini.

Selamat Tahun Baru Masehi 2026.
Mari kita songsong tahun yang baru dengan semangat kebersamaan, saling menguatkan, dan tekad bersama untuk membangun Desa Kualalumpur yang lebih baik.

 


Selasa, 30 Desember 2025

Akhir Tahun Bukan Sekadar Pergantian Waktu, Melainkan Kesempatan untuk Berkaca, Memperbaiki Diri, dan Menyongsong Masa Depan yang Lebih Bermakna

Pergantian tahun sering kita sambut dengan hiruk-pikuk perayaan, hitung mundur, dan harapan baru. Namun sesungguhnya, akhir tahun adalah momen paling jujur untuk bercermin—menanyakan pada diri sendiri: sudah sejauh mana kita melangkah, apa yang telah kita perbuat, dan ke arah mana hidup ini akan kita bawa.

Dalam satu tahun yang berlalu, kita telah melewati berbagai fase kehidupan. Ada hari-hari penuh semangat dan pencapaian, tetapi ada pula waktu-waktu berat yang menguji kesabaran dan keteguhan hati. Tidak semua rencana berjalan sesuai harapan, tidak semua doa terjawab seketika. Namun setiap proses memiliki makna, dan setiap peristiwa membawa pelajaran berharga.

Akhir tahun mengajarkan kita bahwa keberhasilan bukan hanya tentang hasil, tetapi tentang kejujuran dalam usaha. Bahwa kegagalan bukan akhir segalanya, melainkan tanda bahwa kita sedang belajar menjadi lebih kuat dan lebih bijaksana. Mereka yang mampu bertahan dan tetap melangkah adalah mereka yang memilih untuk tidak menyerah pada keadaan.

Di momen ini, kita juga diajak untuk menata ulang hati—mensyukuri nikmat yang sering luput dari perhatian: kesehatan yang masih terjaga, keluarga yang menemani, pekerjaan yang memberi penghidupan, serta kesempatan untuk terus memperbaiki diri. Rasa syukur membuat kita sadar bahwa hidup bukan tentang memiliki segalanya, melainkan tentang menghargai apa yang telah ada.

Lebih dari itu, akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan dengan sesama. Meminta maaf atas khilaf yang disengaja maupun tidak, dan memaafkan kesalahan orang lain dengan lapang dada. Karena tidak ada masa depan yang ringan jika hati masih menyimpan beban masa lalu.

Menjelang tahun yang baru, marilah kita menata niat dengan lebih sederhana namun lebih bermakna. Tidak perlu resolusi yang berlebihan, cukup komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih jujur, lebih peduli, lebih bertanggung jawab, dan lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Perubahan besar selalu lahir dari niat kecil yang dijaga dengan konsistensi.

Akhirnya, mari kita sadari bahwa waktu adalah amanah. Setiap hari yang berlalu tidak akan kembali, dan setiap kesempatan yang datang adalah ujian tentang bagaimana kita menggunakannya. Semoga tahun yang akan datang menjadi ruang baru untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, melayani dengan lebih tulus, dan hidup dengan nilai-nilai kebaikan yang lebih kuat.

Akhir tahun bukanlah penutup cerita, melainkan titik awal untuk menjadi versi diri yang lebih baik.

 

Jumat, 12 Desember 2025

Jangan Menuruti Emosi dan Hawa Nafsu

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap orang akan berhadapan dengan berbagai keadaan yang memancing emosi—baik marah, kecewa, iri, maupun sedih. Pada saat yang sama, hawa nafsu sering menggoda untuk mengambil keputusan yang salah, mengikuti keinginan sesaat tanpa memikirkan akibatnya. Islam mengajarkan bahwa salah satu ciri orang beriman adalah mampu mengendalikan diri, bukan dikendalikan oleh emosi maupun nafsu.

1. Emosi dan Nafsu adalah Ujian Keimanan

Allah SWT menciptakan manusia lengkap dengan akal dan nafsu. Nafsu tidak selalu buruk, tetapi ketika dibiarkan memimpin tanpa bimbingan akal dan iman, ia akan menjerumuskan. Karena itu Allah berfirman:

“Dan adapun orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sungguh surga-lah tempat tinggalnya.”
(QS. An-Nazi’at: 40–41)

Ayat ini menjadi pengingat bahwa menahan nafsu adalah ibadah, bahkan dapat mengantarkan seseorang ke surga.

2. Marah: Pintu Besar Masuknya Setan

Rasulullah SAW sangat menekankan agar umatnya menjauhi sifat mudah marah. Beliau bersabda:

“Jangan marah.”
Beliau mengulanginya berkali-kali.
(HR. Bukhari)

Marah membuat seseorang berkata tanpa berpikir, membuat keputusan ceroboh, bahkan melukai orang lain. Kadang penyesalannya baru datang ketika keadaan sudah tidak bisa diperbaiki. Karena itu, orang yang mampu menahan marah disebut sebagai orang kuat yang sesungguhnya:

“Orang kuat bukanlah yang menang dalam gulat, tetapi orang kuat adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

3. Cara Mengendalikan Emosi menurut Islam

Agar tidak dikuasai marah dan nafsu, Islam memberi tuntunan praktis:

a. Diam dan menahan lisan

Ketika emosi meningkat, diam adalah pilihan paling aman. Lidah bisa menjadi sumber dosa jika tidak dikendalikan.

b. Mengubah posisi

Rasulullah SAW mengajarkan:

  • Jika sedang marah dalam keadaan berdiri, maka duduklah.
  • Jika masih marah, berbaringlah.

c. Berwudhu

Marah datang dari setan, dan setan tercipta dari api. Wudhu memadamkan panasnya amarah.

d. Mengingat ganjaran menahan nafsu

Setiap kali emosi memuncak, ingatlah bahwa Allah mencintai hamba yang bersabar dan menahan diri.


4. Bahaya Mengikuti Nafsu

Mengikuti nafsu tanpa kendali dapat menyeret seseorang pada berbagai dosa:

  • berkata kasar,
  • mengambil hak orang lain,
  • menuruti syahwat terlarang,
  • melakukan tindakan kekerasan,
  • membuat keputusan merugikan diri sendiri dan keluarga.

Nafsu selalu menghiasi keburukan seolah kebaikan. Karena itu Allah memperingatkan dalam Al-Qur’an bahwa nafsu cenderung menyuruh kepada kejahatan, kecuali yang diberi rahmat oleh Allah.

5. Ketenangan adalah Buah dari Mengendalikan Emosi

Orang yang tidak cepat marah akan memiliki hati yang lapang, pikiran yang jernih, dan hubungan sosial yang baik. Ia tidak mudah tersinggung, tidak reaktif, dan tidak menjadi alat permainan setan. Hidupnya penuh keberkahan karena setiap langkahnya dipandu oleh akal dan iman, bukan emosi dan hawa nafsu.

Emosi dan hawa nafsu adalah fitrah manusia, tetapi jangan sampai menjadi penguasa diri. Pemimpin sejati adalah orang yang mampu memimpin hatinya. Setiap kali kita berhasil menahan emosi, itu adalah kemenangan yang nilainya lebih besar daripada mengalahkan musuh dalam peperangan.

Semoga Allah menjadikan kita hamba yang sabar, tenang, dan mampu mengendalikan diri, serta menjauhkan kita dari perbuatan yang muncul dari kemarahan dan nafsu. Aamiin.

 

Selasa, 09 Desember 2025

Menjalani Kehidupan dengan Bijak dan Penuh Makna

Kehidupan adalah perjalanan yang telah Allah tetapkan bagi setiap hamba-Nya. Dalam perjalanan itu, manusia akan diuji dengan kebahagiaan dan kesulitan silih berganti. Islam mengajarkan agar setiap fase kehidupan dijalani dengan iman, kesabaran, dan rasa syukur agar hidup menjadi bermakna dan bernilai ibadah.

1. Menjalani Hidup dengan Syukur

Syukur adalah sikap hati yang menerima nikmat Allah dan menggunakannya di jalan kebaikan. Orang yang bersyukur tidak mudah mengeluh dan senantiasa merasa cukup.

Dalil Al-Qur’an:

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”
(QS. Ibrahim: 7)

Rasulullah ﷺ juga mencontohkan hidup yang penuh syukur meskipun beliau telah dijamin ampunan dosanya.

Hadis:

“Tidakkah aku menjadi hamba yang bersyukur?”
(HR. Bukhari dan Muslim)


2. Sabar dalam Menghadapi Ujian Kehidupan

Setiap ujian bukanlah tanda kebencian Allah, melainkan bentuk kasih sayang-Nya untuk menaikkan derajat hamba-Nya.

Dalil Al-Qur’an:

“Dan sungguh akan Kami beri cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 155)

Hadis:

“Sungguh menakjubkan urusan orang beriman. Semua urusannya baik baginya. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur maka itu baik baginya, dan jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar maka itu baik baginya.”
(HR. Muslim)


3. Rendah Hati saat Berhasil, Tawakal saat Gagal

Keberhasilan adalah karunia Allah, bukan semata hasil kecerdasan dan usaha manusia. Maka sikap tawadhu (rendah hati) harus selalu dijaga.

Dalil Al-Qur’an:

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya).”
(QS. An-Nahl: 53)

Hadis:

“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walau sebesar biji sawi.”
(HR. Muslim)


4. Terus Berusaha dan Tidak Berputus Asa

Islam melarang umatnya untuk berputus asa dari rahmat Allah, sebesar apa pun masalah yang dihadapi.

Dalil Al-Qur’an:

“Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah kecuali kaum yang kafir.”
(QS. Yusuf: 87)

Hadis:

“Bersemangatlah untuk melakukan hal yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan janganlah kamu lemah.”
(HR. Muslim)


5. Menjaga Hubungan dengan Sesama dan Menjadi Manusia yang Bermanfaat

Sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat bagi orang lain. Hidup yang bermakna adalah hidup yang dipenuhi amal kebaikan.

Dalil Al-Qur’an:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa.”
(QS. Al-Ma’idah: 2)

Hadis:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad)

Hidup bukan sekadar tentang berapa lama kita hidup, tetapi tentang bagaimana kita mengisi kehidupan itu dengan iman, amal, dan akhlak yang baik. Jadikan setiap langkah sebagai ibadah, setiap ujian sebagai pelajaran, dan setiap nikmat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah.

Semoga Allah membimbing langkah kita dalam menjalani kehidupan ini dengan penuh kesabaran, rasa syukur, dan keberkahan. Aamiin.

Senin, 08 Desember 2025

Pemerintah Desa Kualalumpur secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo

Kualalumpur, 8 Desember 2025 — Pemerintah Desa Kualalumpur, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, secara resmi menyerahkan donasi kemanusiaan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Penyerahan donasi tersebut dilaksanakan hari ini dan diterima langsung oleh pegawai BPBD Kabupaten Boalemo. Bantuan yang disalurkan terdiri dari uang tunai sebesar Rp 2.685.000,- serta pakaian layak pakai sebanyak 700 pcs, yang merupakan hasil penggalangan donasi dari masyarakat Desa Kualalumpur, aparatur pemerintah desa, lembaga desa, para kepala dusun, serta kelompok dasawisma.

Dalam kegiatan penyerahan donasi ini, Pemerintah Desa Kualalumpur diwakili oleh:

  • Sekretaris Desa Kualalumpur (Arfan)

  • Kepala Dusun Eling (Teldy)

  • Kepala Dusun Ayuhulawa (Yanto)

  • Staf Operasional Kantor Desa (Irpan)

Kepala Desa Kualalumpur menyampaikan bahwa donasi yang berhasil dihimpun merupakan wujud nyata kepedulian, solidaritas, dan rasa kemanusiaan masyarakat Desa Kualalumpur terhadap saudara-saudara kita yang saat ini tengah menghadapi dampak bencana alam.

Pemerintah Desa Kualalumpur menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donasi kemanusiaan ini. Semoga bantuan seadanya yang disalurkan dapat meringankan beban serta membantu memenuhi kebutuhan saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Semoga seluruh keikhlasan dan kepedulian masyarakat menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengumpulan donasi berupa pakaian layak pakai dinyatakan telah mencukupi, sementara itu donasi uang tunai masih tetap dibuka dan diperpanjang hingga tanggal 13 Desember 2025 bagi masyarakat yang ingin terus berpartisipasi memberikan bantuan secara seikhlasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kualalumpur berharap semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial terus terjaga dan menjadi bagian dari nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.

Selasa, 02 Desember 2025

PEMERINTAH DESA KUALALUMPUR GELAR POSYANDU BAYI, BALITA, DAN IBU HAMIL SERTA BAGIKAN MAKANAN TAMBAHAN

Kualalumpur, 3 Desember 2025- Dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat, Pemerintah Desa Kualalumpur menggelar kegiatan Posyandu Bayi, Balita, dan Ibu Hamil yang berlangsung di Balai Desa Kualalumpur. Kegiatan rutin ini merupakan bagian dari program kesehatan desa yang bertujuan memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal serta kesehatan ibu hamil terpantau dengan baik.

    Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan untuk mengikuti layanan Posyandu. Antusiasme terlihat dari tingginya partisipasi para ibu yang membawa anak mereka untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan lengkap. Kegiatan ini dipandu oleh kader Posyandu Desa Kualalumpur dengan dukungan penuh tenaga kesehatan dari Puskesmas Paguyaman.

Selama kegiatan berlangsung, sejumlah pelayanan kesehatan dilakukan, antara lain:

  • Penimbangan dan pengukuran tinggi badan bayi dan balita
  • Pemantauan grafik tumbuh kembang menggunakan KMS
  • Pemeriksaan kesehatan ibu hamil, termasuk tekanan darah dan kondisi kehamilan
  • Pemberian imunisasi sesuai jadwal bagi bayi dan balita
  • Penyuluhan kesehatan dan konseling gizi kepada ibu hamil dan orang tua balita

Petugas kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat, sanitasi lingkungan, serta langkah-langkah pencegahan penyakit pada anak.

Sebagai bentuk komitmen terhadap program nasional percepatan penurunan stunting, kegiatan Posyandu ini dirangkaikan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil. PMT yang disalurkan berupa makanan bergizi yang telah disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi anak dan ibu hamil guna mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Kepala Desa Kualalumpur menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas kesehatan warganya.
“Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan layanan kesehatan dasar. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh balita dan ibu hamil mendapatkan pemantauan kesehatan yang baik serta dukungan gizi yang cukup,” ujarnya.

    Pemerintah Desa Kualalumpur menyampaikan ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Puskesmas Paguyaman yang telah memberikan dukungan tenaga medis, pendampingan, serta pelayanan profesional selama kegiatan berlangsung. Kehadiran tim medis membantu memastikan setiap tahapan layanan berjalan efektif, aman, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Tanpa dukungan Puskesmas Paguyaman, kegiatan seperti ini tidak akan berjalan seoptimal hari ini. Kami sangat menghargai sinergi dan kerja sama yang telah terbangun,” kata Kepala Desa.

    Dengan terlaksananya kegiatan Posyandu dan pembagian PMT ini, Pemerintah Desa Kualalumpur berharap dapat terus memperkuat upaya pencegahan stunting, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta membangun generasi masa depan desa yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta pesan kesehatan dari tenaga medis kepada seluruh peserta agar terus menjaga pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga.

 

Senin, 01 Desember 2025

Pemerintah Desa Kualalumpur Gelar Rembug Stunting 2025.

Kualalumpur, Paguyaman — Pemerintah Desa Kualalumpur menyelenggarakan kegiatan Rembug Stunting Tahun 2025 sebagai langkah strategis dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan angka stunting di wilayah desa. Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Desa Kualalumpur tersebut berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, pendamping desa, dan berbagai komponen masyarakat.

Acara diawali dengan pengantar resmi dari Kepala Desa Kualalumpur, yang menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu prioritas utama pemerintah desa dalam rangka mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.

“Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak, tetapi menyangkut kualitas sumber daya manusia masa depan. Desa tidak boleh tinggal diam. Melalui rembug ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh program intervensi berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Kepala Desa dalam sambutannya.

Beliau juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para undangan serta menekankan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah desa, kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Kasie Pemberdayaan Sosial dan Desa (PSD) Kecamatan Paguyaman, yang hadir mewakili Camat Paguyaman. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan Camat Paguyaman tentang pentingnya koordinasi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting.

“Penanganan stunting tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping desa, kader, serta masyarakat harus saling menguatkan. Pemerintah kecamatan terus mendorong sinergi agar angka stunting di Paguyaman dapat ditekan secara maksimal,” jelasnya.

Beliau juga mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Kualalumpur yang secara konsisten melaksanakan Rembug Stunting sebagai wujud keseriusan dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat desa.

Sesi berikutnya diisi dengan pemaparan materi oleh tim Puskesmas Paguyaman, yang memaparkan data terkini angka stunting, faktor risiko yang memicu kasus stunting, serta standar layanan kesehatan ibu–anak. Mereka menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan, dipadukan dengan edukasi gizi keluarga dan pola hidup bersih serta sehat.

.        Materi kedua disampaikan oleh Ibu Ratna Isa, Pendamping Desa Kecamatan Paguyaman, yang mengulas secara komprehensif peran pemerintah desa dan lembaga masyarakat dalam intervensi gizi spesifik dan sensitif.

Dalam paparannya, ia menjelaskan alur perencanaan desa terkait integrasi program penanganan stunting dalam dokumen perencanaan seperti RKPDes dan APBDes. Ia juga menekankan pentingnya peran kader Posyandu, PPKBD/Sub, serta dasawisma dalam pemantauan tumbuh kembang anak

Acara tersebut turut dihadiri oleh BPD/Anggota, Perangkat Desa, Bidan Desa Kualalumpur, kader Posyandu, PPKBD/Sub PPKBD, para ketua dasawisma, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Para peserta aktif berdiskusi, menyampaikan kondisi lapangan, serta memberikan saran terkait peningkatan layanan gizi dan kesehatan balita di wilayah masing-masing.

Kehadiran unsur masyarakat yang cukup lengkap dinilai menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu stunting, sekaligus menjadi titik awal penting dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah desa dan warga.

Melalui forum Rembug Stunting ini, peserta berhasil merumuskan beberapa poin rekomendasi dan rencana tindak lanjut, di antaranya peningkatan edukasi gizi keluarga, optimalisasi kunjungan Posyandu, penanganan ibu hamil berisiko, serta penguatan layanan kesehatan berbasis keluarga.

Pemerintah Desa Kualalumpur menyampaikan harapan bahwa kegiatan ini dapat menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh pihak dalam mewujudkan desa yang bebas stunting, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Semoga rembug ini menjadi pijakan nyata untuk membangun generasi Kualalumpur yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutup Kepala Desa.

 



Kamis, 27 November 2025

📜 NASKAH KHUTBAH JUMAT 7 Jumadil Akhir 1447 H / 28 November 2025 M Tema: Jangan Saling Menjatuhkan Antar Sesama Muslim



KHUTBAH PERTAMA

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللّٰهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.
مَنْ يَهْدِهِ اللّٰهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.

أُوصِيْكُمْ وَنَفْسِيَ بِتَقْوَى اللّٰهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.


Jama’ah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Sesungguhnya ketakwaan akan memperbaiki hati, lisan, dan perbuatan kita dalam kehidupan sehari-hari.

Pada khutbah kali ini, tema yang khatib sampaikan adalah:

“JANGAN SALING MENJATUHKAN ANTAR SESAMA MUSLIM”


1. Islam Memerintahkan Umatnya untuk Bersaudara

Agama kita dibangun di atas landasan persaudaraan dan saling mencintai karena Allah. Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara.”
(QS. Al-Hujurat: 10)

Rasulullah SAW juga bersabda:

«الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ، لَا يَظْلِمُهُ، وَلَا يَخْذُلُهُ، وَلَا يَكْذِبُهُ، وَلَا يَحْقِرُهُ»
“Muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Tidak menzhaliminya, tidak menghinanya, dan tidak merendahkannya.”
(HR. Muslim)

Hadis ini menjelaskan dengan sangat jelas bahwa kehormatan seorang muslim sangat dijaga dalam Islam.

2. Mengapa Kita Tidak Boleh Menjatuhkan Sesama Muslim?

Jama’ah yang berbahagia,
Ada banyak perilaku yang termasuk menjatuhkan saudara kita sesama muslim, seperti:

  • mengghibah (menggunjing),

  • memfitnah,

  • mencela,

  • menyebar aib,

  • membuat perpecahan,

  • meremehkan atau merendahkan,

  • memanas-manasi satu pihak terhadap pihak lain.

Allah SWT berfirman:

وَلَا تَلْمِزُوا أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ
“Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan gelaran-gelaran yang buruk.”
(QS. Al-Hujurat: 11)

Ayat ini melarang setiap bentuk perbuatan yang merusak kehormatan kaum muslimin.

3. Bahaya Fitnah, Ghibah, dan Adu Domba

Rasulullah SAW bersabda:

«لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ»
“Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba.”
(HR. Muslim)

Begitu juga tentang ghibah, beliau bersabda:

“Ghibah adalah engkau menyebutkan sesuatu tentang saudaramu yang ia tidak suka.”
(HR. Muslim)

Fitnah lebih kejam daripada pembunuhan, karena merusak:

  • persaudaraan,

  • keluarga,

  • ketentraman desa,

  • bahkan kehormatan seseorang.

Sering kali, sebuah masalah kecil membesar hanya karena lisan yang tidak terjaga.

4. Keutamaan Mengangkat dan Menjaga Kehormatan Sesama Muslim

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa menutup aib seorang muslim, Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat.”
(HR. Muslim)

Dan dalam hadis lain:

“Barang siapa melepaskan satu kesulitan dari seorang mukmin, Allah akan melepaskan satu kesulitan darinya pada hari kiamat.”
(HR. Muslim)

Artinya, Islam bukan hanya melarang menjatuhkan, tetapi memerintahkan kita untuk mengangkat, membantu, melindungi, dan memuliakan saudara kita.

5. Solusi Menghindari Permusuhan Antar Sesama Muslim

Untuk menjaga ukhuwah, kita harus:

  1. Menjaga lisan, karena lisan adalah sumber terbesar perpecahan.

  2. Husnuzan (berbaik sangka) terhadap saudara kita.

  3. Tidak tergesa-gesa menilai atau menyebarkan kabar sebelum tabayyun.

  4. Meminta maaf dan memaafkan ketika terjadi salah paham.

  5. Mendamaikan pihak yang berselisih, karena itu sangat besar pahalanya.


Penutup Khutbah Pertama

Jama’ah yang dirahmati Allah,
Marilah kita jadikan khutbah hari ini sebagai pengingat agar kita tidak menjadi penyebab perpecahan umat Islam. Jaga lisan, jaga hati, dan jaga kehormatan sesama muslim.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللّٰهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.


KHUTBAH KEDUA

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ. وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ إِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ الْبَشَرِ.

Jama’ah Jumat yang dirahmati Allah,
Marilah kita memperkokoh ketakwaan dan menjaga persaudaraan di antara kita. Bangunlah hubungan yang dilandasi akhlak mulia dan kasih sayang, bukan permusuhan dan saling menjatuhkan.

Doa

اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.

اللّٰهُمَّ أَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِنَا، وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلَامِ.
اللّٰهُمَّ طَهِّرْ أَلْسِنَتَنَا مِنَ الْكَذِبِ، وَقُلُوْبَنَا مِنَ الْحِقْدِ، وَأَعْمَالَنَا مِنَ الرِّيَاءِ.

اللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا إِخْوَانًا مُتَحَابِّيْنَ فِيْكَ، وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوْبِنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ آمَنُوا.

اللّٰهُمَّ آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.


إِنَّ اللّٰهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.

فَاذْكُرُوا اللّٰهَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعْمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللّٰهِ أَكْبَرُ.

أَقِمِ الصَّلَاة.

Nasehat Menyambut Bulan Suci Ramadan yang Tinggal 2 Bulan Lagi


Bulan suci Ramadan tinggal dua bulan lagi, sebuah kabar gembira bagi setiap muslim yang merindukan hadirnya bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Waktu dua bulan bukanlah waktu yang panjang, namun cukup untuk mempersiapkan diri—baik lahir maupun batin—agar ketika Ramadan tiba, kita dapat menyambutnya dengan hati yang bersih dan amal yang maksimal.

1. Menghidupkan kembali niat dan semangat iman

Sebelum Ramadan tiba, sangat penting untuk memperbaharui niat. Niatkan bahwa Ramadan nanti bukan sekadar menggugurkan kewajiban puasa, tetapi menjadi momentum memperbaiki diri, mendekat kepada Allah, serta membangun akhlak yang lebih baik. Persiapan niat yang benar akan menjadi pondasi bagi ibadah yang lebih ikhlas.

2. Memperbaiki kualitas ibadah sejak sekarang

Jangan menunggu Ramadan untuk mulai rajin ibadah. Biasakan diri dari sekarang:

  • Menjaga shalat tepat waktu

  • Membaca Al-Qur’an walaupun hanya satu halaman per hari

  • Membiasakan dzikir setelah shalat

  • Menjaga wudhu dan menghindari maksiat kecil

Latihan ibadah sejak sekarang akan membuat hati lebih lembut dan siap menyambut keagungan Ramadan.

3. Membersihkan hati dan memperbaiki hubungan sesama

Salah satu penghalang diterimanya amal adalah hati yang kotor dan hubungan yang retak. Gunakan waktu dua bulan ini untuk:

  • Meminta maaf kepada saudara, tetangga, atau teman yang pernah tersakiti

  • Menjauhkan diri dari permusuhan, hasad, dan ghibah

  • Menebar kebaikan dan senyum kepada sesama

Ramadan adalah bulan kedamaian. Bagaimana mungkin kita bisa meraih kedamaian itu jika hati masih dipenuhi beban?

4. Memperbaiki pola hidup sebelum Ramadan

Agar puasa lebih ringan, kita dapat mulai menata pola hidup sejak sekarang:

  • Mengurangi konsumsi makanan berlebihan

  • Menjaga tidur yang cukup

  • Mengurangi kebiasaan buruk seperti merokok atau begadang

  • Memulai puasa sunnah untuk membiasakan tubuh

Dengan tubuh yang lebih siap, ibadah Ramadan akan terasa lebih ringan dan khusyuk.

5. Memperbanyak doa agar dipertemukan dengan Ramadan

Rasulullah ﷺ mengajarkan doa:
“Allahumma ballighna Ramadan”
(Ya Allah, sampaikanlah kami kepada bulan Ramadan).
Karena tidak ada jaminan seseorang akan sampai kepada bulan penuh berkah itu. Maka berdoalah dengan sungguh-sungguh agar Allah memberikan umur yang berkah, kesehatan, dan kekuatan untuk mengisi Ramadan sebaik-baiknya.

6. Menyambut Ramadan dengan penuh harapan

Ramadan adalah bulan ampunan. Bulan dilipatgandakannya pahala. Bulan di mana pintu surga dibuka selebar-lebarnya. Isi hati dengan harapan besar agar di bulan mulia itu kita mendapatkan:

  • Ampunan dosa

  • Peningkatan iman

  • Kebiasaan baik yang terus berlanjut setelah Ramadan

  • Rezeki yang luas dan keberkahan hidup


Penutup

Ramadan tidak datang tiba-tiba. Ia perlu disambut, dipersiapkan, dan dimuliakan. Dua bulan adalah waktu istimewa untuk memperbaiki diri. Semoga Allah memberi kita kesempatan untuk sampai pada Ramadan yang akan datang, serta menjadikannya Ramadan terbaik dalam hidup kita.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Rabu, 26 November 2025

Adati Mopo’ota Camat Paguyaman Pantai: Putra Terbaik Kec. Paguyaman Desa Kualalumpur, Bpk. Radius Pandju,

Kualalumpur, 26 November 2025 – Setelah pelaksanaan serah terima jabatan Camat Paguyaman Pantai dengan pejabat lama, Bapak Radius Pandju yang baru saja diangkat oleh Bupati, melanjutkan rangkaian kegiatan ke Desa Kualalumpur untuk pelaksanaan adat Mopo’ota.

Rombongan lembaga adat dipimpin oleh dua kepala desa dari Paguyaman Pantai, salah satunya Kepala Desa Bangga, Bapak Alim Pata, hadir bersama Bapak Radius Pandju dan anggota rombongan. Mereka menyampaikan penghormatan adat sekaligus memberitahukan pengangkatan Bapak Radius Pandju kepada pemerintah desa dan keluarga.

Setibanya di desa, rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Kualalumpur, perangkat desa, keluarga, serta tokoh adat desa, Bapak Pangi Yunus selaku Ba’te Kimalaha. Kepala Desa secara resmi mengucapkan selamat kepada Bapak Radius Pandju, menegaskan beliau sebagai putra terbaik Kecamatan Paguyaman dari Desa Kualalumpur. Pihak keluarga yang diwakili Bapak Pangi Yunus juga menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh terhadap pengangkatan tersebut.

Acara adat Mopo’ota sendiri bermakna pemberitahuan secara adat kepada pemerintah desa dan keluarga mengenai pengangkatan pejabat baru. Rombongan lembaga adat juga mengumumkan bahwa adat Mopotilolo untuk Camat Paguyaman Pantai terpilih akan dilaksanakan pada hari Minggu mendatang, sebagai kelanjutan prosesi adat yang dijalankan di wilayah Paguyaman Pantai.

Kegiatan ini menegaskan sinergi antara pemerintah desa, lembaga adat, keluarga, dan masyarakat. Prosesi ini bukan hanya sebagai penghormatan terhadap tradisi, tetapi juga sebagai simbol dukungan dan harapan bagi kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa kemajuan bagi seluruh warga Kecamatan Paguyaman Pantai..



Senin, 24 November 2025

Pemdes Kualalumpur dan BRI Gelar Somasi Humanis, Warga Dapat Keringanan Penghapusan Bunga

Kualalumpur, 25 November 2025 — Pemerintah Desa Kualalumpur bersama Kepala BRI Unit Paguyaman beserta jajaran staf melaksanakan kegiatan somasi terhadap warga yang memiliki tunggakan pinjaman. Kegiatan ini bukan sekadar pemanggilan administratif, tetapi juga bentuk pendampingan dan pembinaan yang diinisiasi pemerintah desa untuk membantu warga menyelesaikan permasalahan kredit secara baik dan terarah.



Somasi berlangsung di Balai Desa Kualalumpur dengan pendekatan yang humanis, persuasif, dan mengedepankan dialog terbuka. Warga yang tercatat memiliki tunggakan diundang untuk mendapatkan penjelasan langsung dari pihak BRI terkait status pinjaman, kewajiban pembayaran, serta berbagai opsi penyelesaian yang bisa dipilih sesuai kondisi masing-masing.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BRI Unit Paguyaman memberikan pemaparan penting mengenai kebijakan khusus yang diberikan kepada warga pada kesempatan hari ini. Ia menegaskan bahwa BRI ingin membantu masyarakat yang berkomitmen menyelesaikan kewajibannya, sehingga pihaknya menghadirkan keringanan berupa penghapusan bunga.

“Bagi nasabah yang bersedia melunasi tunggakan hari ini, kami memberikan kebijakan penghapusan bunga. Nasabah hanya membayar pokok pinjaman tanpa tambahan beban lainnya,” tegasnya di hadapan para warga.

Kebijakan ini disambut baik karena menjadi solusi konkret bagi masyarakat yang selama ini terbebani akumulasi bunga pinjaman. Dengan adanya penghapusan bunga, banyak warga merasa lebih ringan untuk melunasi kewajiban dan mengakhiri kredit bermasalah yang selama ini menghambat aktivitas ekonomi mereka.

Kepala Desa Kualalumpur turut memberikan apresiasi atas langkah proaktif yang ditunjukkan BRI. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan:

“Kami atas nama Pemerintah Desa Kualalumpur menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kepala BRI Unit Paguyaman dan seluruh staf. Kebijakan penghapusan bunga hari ini sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Sinergi ini semoga terus terjalin demi kesejahteraan warga desa.”

Pemerintah Desa Kualalumpur menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mediator antara masyarakat dan lembaga perbankan. Pemerintah desa berharap bahwa dengan pendekatan komunikasi yang baik, setiap persoalan yang menyangkut kredit masyarakat dapat diselesaikan dengan solusi yang adil, manusiawi, dan menguntungkan kedua belah pihak.

Kegiatan somasi ini diharapkan menjadi langkah awal pembenahan ekonomi keluarga di Desa Kualalumpur sekaligus mempererat kerja sama antara pemerintah desa dan pihak perbankan dalam mendorong stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.





Selamat Hari Guru Nasional 2025

 Kualalumpur, 25 November 2025 — Pemerintah Desa Kualalumpur menyampaikan ucapan Selamat Hari Guru Nasional kepada seluruh pendidik di desa maupun di seluruh Indonesia. Momentum Hari Guru Nasional tahun ini menjadi pengingat pentingnya peran guru sebagai ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.



Kepala Desa Kualalumpur mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada seluruh guru yang telah berdedikasi dalam mendidik generasi penerus. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak dapat dipisahkan dari peran penting para tenaga pendidik.

“Atas nama Pemerintah Desa Kualalumpur, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru. Teruslah menginspirasi, membimbing, dan mencerdaskan anak-anak kita demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Pemerintah Desa Kualalumpur juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan pendidikan melalui program-program desa yang berpihak pada peningkatan kualitas belajar, termasuk perhatian pada sarana prasarana pendidikan dan pemberdayaan tenaga pendidik.

Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025 mengangkat tema “Guru Hebat, Indonesia Bermartabat” yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati jasa guru serta memperkuat kolaborasi dalam memajukan pendidikan.

Pemerintah Desa Kualalumpur berharap seluruh guru tetap semangat dan menjadi teladan bagi murid-muridnya. Peran guru dinilai sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda, terutama di tengah perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang terus melaju.

Minggu, 09 November 2025

Pemerintah Desa Kualalumpur Dampingi Pendamping Desa dan PLD dalam Monitoring Unit-Unit Usaha BUMDes

Silahkan klik untuk membaca artikel lengkap!

Kolam Konvensional

Kamis, 06 November 2025

DPRD Boalemo Kunjungi Desa Kualalumpur, Tampung Usulan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat

Silahkan klik untuk membaca artikel lengkap!

Rabu, 05 November 2025

Pemerintah Desa Kualalumpur Terima Kunjungan Anggota DPRD Boalemo dalam Rangka Monitoring Pekerjaan Tanggul

Silahkan klik untuk membaca artikel lengkap!

No Hoax

⚠️ BIJAK BERMEDIA SOSIAL

Saring sebelum sharing.

Pastikan info Anda FAKTA & VALID .

Stop HOAX & ujaran kebencian.

Mengenai Saya